3 Kado Wisuda Terbaik

Selamat datang di blog mengarang bebas ini. Tulisan ini lahir akibat kerasnya kehidupan setelah kelulusan & opsi kado yang manfaatnya cukup berjangka berjangka panjang/akhirat.

Bingung cari kado buat kelulusan orang2 terkasih? Atau bingung minta kado apa baiknya kalau sudah lulus buat yang orang tuanya ada kelebihan rejeki?, Jadi begini basa-basinya. Basa-basi. Udah. Langsung aja.

1. Business Starter Kit

Jadi, setelah perbincangan yang cukup panjang malam ini dengan emak yang nggak ada duanya, saya taruh “business starter kit” di posisi pertama. Mohon maaf saya nggak jabarkan aneka cerita2 kami karena takut setan tiba2 kontrol jari2 saya terus belokkan niat saya yang semula belajar dari kehidupan orang tiba2 jadi bicarakan keburukan orang. Intinya, usaha dengan waktu yang lebih fleksibel + alokasi waktu yang cukup untuk tambah kecerdasan spiritual, lebih menyehatkan kehidupan ketimbang jadi karyawan/(i) yang waktu sepenuhnya diatur sama kantor/instansi/atasan, terus sisa waktunya buat hibur diri dari stres akibat kerja (saja). Sudah banyak contoh (nggak semua karyawan), gaji belasan-puluhan juta tapi waktu buat tambah kecerdasan spiritual atau bahkan quality time pun nggak ada, hasilnya? ribut, cerai, anak jadi korban (based on true story). Saya tidak menyalahkan profesi “karyawan”, ibu & almarhum bapak saya juga pernah PNS, tapi kalau lihat dari aneka contoh yang sudah ada terutama di jaman sekarang, luar biasa.. potensi zina, KKN, bohong, bolos, dan aneka jalur pintas ke neraka lainnya.. masya Allah.. Kalau saya jujur saya lemah, nggak berani saya. Dosa saya juga saya rasa nggak sedikit sampai sekarang, jadi sebisa mungkin saya menghindari hal2 yang bikin masa akhirat saya jadi lebih sulit. Jadi.. Lulus? Berdaganglah saudara. Berdaganglah.

Jadi, modal usaha atau business starter kit ini menurut saya adalah pemberian yang sangat amat bijaksana. Lebih tepat diberikan oleh wali kepada wisudawan/(i) pasca kelulusan. Jadi bentuk fisiknya apa? apapun yang bersifat aset, pengetahuan & jalur menuju pengalaman dalam berbisnis. Gali minat & impiannya, kumpulkan aneka produk/jasa yang berkenaan dengan itu, pilih 3 besar, pilih yang paling cocok untuknya. Pelajari mainan seperti apa yang jadi senjata utama untuk produksinya. Sebagai contoh, kalau saya sudah jelas, dari kecil condong ke gambar, nada, video, alam, makna, risih dengan kumpulan manusia. Begitu lulus, magang, masuk balai latihan kerja, magang lagi, sampai terkumpul rejeki, buka bungkus kamera baru (terima kasih tak terhingga buat emak, teman2 di BLKI, UPTD. DISNAKERTRANS, Asih Manuntung). Buka usaha, fotografi, video making, sambil nyicil alat2. Kalau anda/anak anda? saran saya.. apapun itu, lupakanlah gengsi. Gengsi, gaya hidup ‘kekinian’ saaangat3x menghambat karir. Jamin deh pokoknya. Kalau untuk produksi perdana sebaiknya main lumpur, mainlah lumpur, kalau harus main tepung, mainlah tepung, harus main kayu dan gergaji, mainkan saja! Ijazah itu baiknya disimpan baik2, buat jadi kartu As, kalau memang nggak ada pilihan bebas berkreasi lagi dalam hidup, keluarkan, sebar lamaran, nggak usah cerewet, jadilah pro aktif dan sering2 latihan akting/stand up. Yang nyengir ketahuan sudah mastah🙂

2. Kitab Suci

Ini adalah kado yang paling serba nggak salah buat diberikan ke siapa saja, bahkan mungkin orang tak beragama sekalipun. Kenapa? Setelah lulus, saya pernah mencoba mendewa-dewakan akal di atas segalanya. Semua masalah. Satu akal, dua akal, satu grup akal? ya. Membuat aturan ini aturan itu jika masalah begini maka seharusnya ini, jika tidak maka itu.. It works! Tapi ternyata capek saudara. Banyak waktu terbuang hanya untuk memecahkan masalah yang sudah dipecahkan di ratusan/ribuan tahun hijriah silam. Saya melihat banyak sekali bypass masalah hidup dengan resiko yang lebih minim dipecahkan melalui siklus: streaming/searching penjelasan ustadz-kroscek dalil di kitab yang lagi dipegang-eksekusi. Yang kalau nggak paham tinggal tanya ke orang yang lebih berilmu. Selesai. Kalau sudah lulus, masalah hidup memang hilang satu, tapi yang ngantri .. WOOH .. ! Akal itu rapuh saudara. Rapuh sekali. Kurang tepat bila diposisikan sebagai pedoman. Lebih tepat akal diposisikan sebagai lilin untuk menerangi jalan. Jadi kitab suci saya rasa urgensinya jauh di atas akal. Apalagi kalau baru sadar butuh pas lagi nggak sanggup beli. Jadi ini bakal kado yang sangat worth buat dikasihkan ke calon wisudawan/(i). Bukan maksud sara, tapi berhubung saya muslim dan taunya memang cuma itu, mending langsung aja kalau mau kasih gift buat anak anda/orang terkasih anda yang mau lulus atau udah lulus sekalian sepaket Al-Qur’an, Muslim, Bukhari, yang semua komplit sama tafsir2nya. Atau minimal kasih link ini kalau memang anda adalah wali/orang tua yang (beribu maaf) kurang mampu: app.lidwa.com di situ ada Al-Qur’an terjemah, Hadits 9 imam, iya termasuk Bukhari & Muslim, dll. Hidup ini lebih ringan kalau masalah2nya didiskusikan dengan yang kasih hidup.

3. Doa

Ketika anda menyadari bahwa kado2 di atas (maupun kado apapun yang anda searching di dunia maya) tidak bisa menjamin kesuksesan apapun bagi para wisudawan/(i), adalah langkah yang sangat baik dan benar untuk mendoakan mereka segala sesuatu yang baik untuk masa depannya, dan minta dijauhkan sejauh2nya atas apapun kerugian2 besar maupun kecil yang mungkin terjadi setelah kelulusannya. Saya rasa baiknya kurangi sedikit doa2 yang dunia-oriented, mengapa? karena percuma dia keliatan bahagia, dia kaya raya, tapi begitu hari pembalasan terima catatan amal dari kiri. Terus nyesal, pengen kembali hidup lagi buat beramal, bertaubat. Jadi baiknya don’t take the world too deep bro/sist. Sampai waktunya tiba mungkin kita baru menyadari life just a little drama. Jadi.. doakanlah.

 

Berhubung setelah membaca tulisan ini, saya jadi ngantuk sendiri, maka saya cukupkan sampai di sini dulu. Mohon maaf & terima kasiiih sekali buat agan2/(i) yang sudah berkunjung & ambil manfaat dari sini.

Bukan Solusi Asmara Remaja Pada Umumnya

Oleh : Ami Arief Gunawan Putra

 

loveIlustrasi jatuh cinta

 

Merasa bermasalah dalam hal asmara? Stagnant? Masalah baru maupun yang ituu-itu saja dengan do’i? Jangan khawatir. Pada tulisan kali ini, saya mencoba berbagi segenap solusi yang bersumber dari pengalaman, artikel-artikel liar di internet, dan literatur dari Yang Maha Kuasa. Walaupun lingkupnya hanya secarik dari problematika asmara para remaja pada umumnya, saya ucapkan.. Happy reading🙂 Baca lebih lanjut

UX Design yang Baik

Oleh
Ami Arief Gunawan Putra

Web copy: Write too little and the meaning doesn’t come through. Write too much and the block is skipped because it was too thick to scan.

– Ryan Singer

“Menulis terlalu sedikit, maksud tidak tersampaikan. Menulis terlalu banyak, maka blok akan ‘diloncati'”. Baca lebih lanjut

Plugin Bootstrap untuk WordPress

Oleh:
Ami Arief Gunawan Putra

Selayang Pandang

Bootstrap adalah sebuah framework css gratis yang dikembangkan oleh tim twitter bagi para web designer. Lebih sering digunakan sebagai template untuk mendesign template website yang elegan, bersih, rapi dan yang paling penting, responsive.

Seiring perkembangan jaman, bootstrap dimodifikasi untuk banyak hal, mulai dari hanya sekedar sabagai pengaturan css biasa hingga sebagai plugin CMS seperti yang akan dibahas dalam artikel ini. Selamat menyimak.
Baca lebih lanjut

Tips Membuat Company Profile yang Baik, Menarik dan Berkarakter

OLEH:
AMI ARIEF GUNAWAN PUTRA

Profil Bisnis? Pentingkah?

Mungkin anda ingin membangun sebuah badan usaha. Atau mungkin anda trauma melihat contoh Company Profile yang sangat lengkap. Sangking lengkapnya sampai-sampai membuat anda tertidur pulas. Profil bisnis ‘bla.. bla.. bla..’. Mungkin karena itu anda bisa sampai ke artikel ini.

Selayang pandang profil bisnis memang terkesan basa-basi. Apalagi bagi anda yang sudah punya sistem bisnis yang ‘asik’. Namun, seperti apa kesan yang muncul pada seseorang ketika melihat sesosok yang fotogenik namun tidak ada wajahnya? seperti itulah perusahaan tanpa profil bisnis.
Baca lebih lanjut