WISATA PROFESI

MaDeRah (Masa Depan Cerah), Kampus terpopuler sejagat Asia pada tahun 2030. Satu-satunya kampus yang menjamin kesuksesan bagi para akademisinya. Pada tahun ini, masyarakat sudah mulai melek finansial. Lebih efektif dan efisien dalam menata masa depan. Uniknya pada tahun ini dunia akademis perkuliahan dibatasi paling lama hanya 2,5 tahun.

MaDeRah kampus berskala internasional yang 100% dibiayai Pemerintah. Namun uniknya calon akademisi harus melakukan deposit sebesar 300 juta rupiah atau sertifikat berharga sejumlah tersebut dengan akad bebas riba yang dapat dimulai semenjak masa kelas 1 SD. Dapat diambil kembali jika telah menerima Ijazah dan mengajukan proposal usaha yang meyakinkan.

Masa aktif perkuliahan hanya 1,5 tahun. Selepas itu selama satu tahun akademisi dikenakan wajib kerja sebagai bentuk implementasi dari pembelajaran akademis. Sedang syarat pengambilan ijazahnya adalah verifikasi gaji (uang kertas fisik) beserta slip gaji dengan nominal minimal 2 kali upah minimum regional setempat per bulan. Kurang dari itu ijazah tak dapat diambil. Serta laporan selama satu tahun bekerja.

Satu semester awal akademisi mendapatkan wisata keprofesian full-day.

Pak Mimin: “Nomor 153.739!”

Larten: Berjalan lamban menuju loket.

Pak Mimin: “NOMOR 153.739!”

Larten: Tak menambah kecepatan, namun tak lama sampai ke loket.

Pak Mimin: “Larten?”

Larten: “Ya.”

Pak Mimin: “Baik, sebelumnya Bapak ingin memberi tahu bahwa sesi interview ini ada tiga pertanyaan dan Bapak ingin mengingatkan bahwa Anda telah lolos administratif serta kompetensi bahasa inggris, jika Anda lolos sesi ini maka sesuai ketentuan yang telah anda tanda tangani, sebagaimana Anda berjenis kelamin laki-laki, Anda sudah tidak berhak untuk menolak tawaran pekerjaan ke luar negeri selama satu tahun namun Anda masih memiliki opsi untuk memilih apakah mengambil lowongan kerja dari jaringan kami atau dari jaringan yang anda miliki. Apakah informasi tersebut jelas?”

Larten: “Ya.”

Pak Mimin: “Langsung saja pada pertanyaan pertama. Apa saja minat dan bakat anda? urutkan dari yang paling dominan.”

Larten: “Kegiatan fisik apapun yang menantang adrenalin, traveling, bakat memasak. Saya suka ketinggian.”

Pak Mimin: “Anda sering dibutuhkan orang-orang karena apa?”

Larten: “Karena jarang bilang tidak. Saya menangani apapun. Namun lebih dominan bantu-bantu terkait masalah hukum.”

Pak Mimin: “Apa profesi impian anda? jika ada jelaskan dengan spesifik, jika ragu bilang tidak yakin, jika tidak ada bilang tidak ada.”

Larten: “Saya tidak yakin, saya mengidamkan profesi yang mampu mengubah sudut pandang dan pola pikir baik diri sendiri maupun orang lain untuk menjadi lebih baik.”

Pak Mimin: “Baik.”

Pak Mimin melakukan beberapa pengkodean ke dalam komputer untuk membantu menentukan 3 jurusan yang profesinya memiliki korelasi yang kuat dengan karakter, minat, bakat, kemampuan & visi-misi calon akademisi. Hasilnya cukup mengejutkan.
1. Sekolah Penerbangan
2. Ilmu Hukum
3. Desain Komunikasi Visual/Psikologi/Agama Islam.
Karena menurut data statistik dan perhitungan komputer pada tahun itu poin nomor 3 kemungkinan besar akan membawa dampak yang sama besar, maka Larten selama satu semester akan mengikuti wisata profesi dari 5 jurusan. Selama mengikuti wisata profesi, Larten diarahkan Dosen untuk mengulang materi-materi wisata profesi sebagai berikut,
1. Aneka profesi terkait jurusan.
2. Job-Desc masing-masing profesi.
3. Hard-Skill & Soft-Skill yang perlu dikuasai terkait masing-masing profesi.
4. Salary-Range & Living-Cost di masing-masing negara seluruh penjuru dunia.
5. Dokumentasi video dari para expert di profesi tersebut.

(Satu bulan kemudian)

Dosen: “Saya minta kalian menyimak dan mengulang dengan sungguh-sungguh materi-materi sebulan ini. Kalian punya waktu 5 bulan lagi untuk mematangkan pilihan. Berkomunikasi aktif dengan orang tua/wali, orang yang memiliki kompetensi, atau dengan Saya merupakan hal yang saya wajibkan kepada Anda semua. Kita masih ada pertemuan rutin 3 kali seminggu hingga 4,5 bulan ke depan.”

(2,5 tahun kemudian)

Larten yang telah satu tahun menjadi pilot kini pensiun. 6 bulan yang lalu Larten menghubungi rekan satu angkatan dan berencana membuka cabang MaDeRah di daerah terpencil. Kontan saja setelah mereka menarik deposit dari MaDeRah, dengan modal total 1 M mereka membuka cabang MaDeRah dan membantu banyak orang yang membutuhkan harapan serta jalan menuju masa depan yang lebih cerah. Dengan gedung alakadarnya.

 

-oO Tamat Oo-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s