CARA BIJAKSANA BUANG-BUANG UANG UNTUK ULANG TAHUN KE 17 ANAK ANDA

Daftar Isi
Ruko / Apartemen
Roda Empat
Ilmu Hukum & Politik
Alat Tukang/Alat Masak
Lingkungan
Ilmu Interior Design
Ilmu Blogging
Ilmu Dagang / Bisnis
Ilmu Agama

 

Ruko / Apartemen

Anda ‘usir’ anak anda dari rumah anda menuju ruko atau apartemen pribadi barunya. Jika setelah lulus sekolah ia ingin kuliah di luar (Kota / Pulau / Negeri), maka ia bisa menyewakan ruko atau apartemen tersebut untuk membantu biaya pendidikan dan biaya hidupnya. Jika ia ingin buka usaha, maka tinggal gunakan saja. Jika ia ingin pacaran, ia bisa dengan tenang melakukan akad nikah terlebih dahulu sebelum pacaran. Rumit?

 

Roda Empat

Truck, Minibus, Pickup.

Dengan truck anda secara tidak langsung ‘memberikan’ lingkungan yang mendewasakan penggunanya. Apalagi yang bisa dilakukan bersama truck kalau bukan sesuatu yang produktif? Angkut sayur, sampah, batu, pasir, dsb. Segala sesuatu yang membantu seorang anak manusia perlahan sadar bahwa di balik gemerlapnya fotomorgana kehidupan yang lezat, ternyata betapa ‘sampahnya’ dunia ini.

Minibus. Berjualan makanan sambil keliling. Sela waktu bisa sambil buka laptop, belajar, mengkaji ilmu, menulis dan aneka hal positif lainnya. Jika cashflow bocah usia 17 tahun telah stabil dengan cara ini, anda membantu seorang anak manusia untuk tidak menengadahkan tangannya kepada Pemerintah.

Pickup. Lihat “truck”.

 

Ilmu Hukum & Politik

Bagaimana jika anda telah tiada? Siapa yang mampu melindungi mereka? Benarkah semua baik-baik saja jika anda lepas tangan hingga ajal datang? Apa benar mereka akan terpikir untuk belajar sampai ke sana? Kalaupun kepikiran, usia berapa kira-kira mereka bisa kepikiran? Mengingat pergaulan kids jaman now sangat kontras dan sebagian jauh dari sifat mengedukasi. Daripada anda ‘gambling’ dengan masa depan, mengapa anda tidak mengambil sebuah langkah pasti? Mengingat Ilmu Hukum dan Politik itu bukan perkara murah jika ingin mudah. Susah saja belum tentu murah, apa lagi mudah. Dan bagaimana manusia bisa melindungi orang lain jika melindungi diri sendiri saja tidak mengerti. Pengetahuan adalah kekuatan. Hukum & Politik. Untuk kemudahan perkara hukum dan politik mereka di masa mendatang.

 

Alat Tukang/Alat Masak

Alat tukang. Tangga lipat, toolbox, palu, bor, cangkul, parang, cetok, sekop, dsb. Sepele? Ya. Namun terkadang hal sepele tersebut berubah jadi hal konyol ketika hal tersebut tidak menjadi familiar. Iya kalau perempuan wajar, namun bagaimana dengan laki-laki? Bagaimana menurut anda jika laki-laki tidak tau cara pegang alat yang sering diasosiasikan sebagai mainan wajib laki-laki cukup umur? Tidak mengerti cara benarkan pipa yang patah, tidak pernah ngecat, tidak mengerti gulung kabel, tidak mengerti membuat rak dinding sederhana, tidak mengerti cara memaku stop kontak paralel ke kayu. Mungkin adalah langkah yang cukup bijaksana bagi orang tua untuk menyita waktu anak remajanya yang terlalu sering lupa dunia nyata. Yang sedang lupa caranya hidup di dunia nyata. Yang sedang lupa cara kerja dunia nyata. Yang tidak sadar bahwa mereka bagian dari dunia nyata. Sebelum semakin terlambat.

Alat masak. Tidak ada kewajiban memang wanita harus bisa masak. Tapi silahkan tanya kepada semua laki-laki yang baik-baik. Mana yang lebih mereka sukai, apakah seorang calon Ibu yang bisa memasak makanan yang baik untuk calon anak-anaknya, ataukah seorang calon Ibu yang hanya bisa membeli makanan yang entah proses pembuatannya baik atau tidak untuk calon anak-anaknya.

 

Lingkungan

‘Beli’ lingkungan yang baik. Bagaimana menurut anda jika anda melihat anak anda tumbuh dalam lingkungan yang ambigu. Tidak jelas tujuan berkumpulnya. Wasting time, wasting money, waste of everything. Mengapa tidak anda coba suguhkan perbandingan kegiatan yang intensif mereka lakukan dengan kegiatan yang ada dalam benak anda yang menurut anda lebih memberikan dampak positif untuk masa depan mereka? Jika mereka tidak berminat setidaknya anda sudah mencoba, namun jika memang berminat, minta saja proposal, kucurkan dana dan arahkan, sambil dampingi sampai layak untuk dilepas. Apakah pendidikan berkelas tersebut bisa anak anda dapatkan hanya dengan hanya membayar dan mempercayakan 123% kepada lingkungan pergaulan dan sistem pendidikan jaman now? Tanya S1 dan S2 yang jadi go-jek atau driver go-car.

 

Ilmu Interior Design

Good room, close to good mood. Good mood, close to doing good. Doing good, close to produce better. Produce better, close to earn better.

 

Ilmu Menulis & Blogging

Anak anda sudah dapat ilmu. Ilmunya kemungkinan ada di google. Apakah ada jaminan konten tidak akan dihapus / diubah penulisnya? Bookmark kurang terstruktur, selain itu, apakah yakin cache akan menyimpan semua link selama yang anda butuhkan? Atau semuanya hilang karena perkara teknis yang umum terjadi? Blogging. Mudah, murah, sekarang ada autentikasi dua langkah, anda tidak perlu mengkhawatirkan hardisk anda terformat, tak perlu khawatir tulisan hilang, dipinjam, terbakar. Blogging. Dari smartphone bisa, dari laptop bisa. Mana nyamannya saja.

 

Ilmu Dagang / Bisnis

Untung sedikit tapi jadi bos, lebih baik dari gaji banyak tapi bawahan orang. Realy? Apakah itu benar-benar masalah? Ada masalah yang lebih besar. Anak manusia pegang ijazah S1, S2, namun tidak pernah mengerti cashflow. Manajemen finansial yang amburadul. Tidak mengerti atas itu dimulai dari bawah. Tidak mengerti ada jual ada beli, ada beri ada terima. Mindset sukses yang tertanam “Sukses = menengadahkan tangan kepada Pemerintah dan Perusahaan”. Tidak mengerti bahwa sebenarnya Pemerintahlah yang lebih butuh uluran tangan, butuh diedukasi, butuh dibenahi oleh anak-anak muda baik-baik yang tidak hanya cerdas otaknya namun juga berdaulat dari sisi finansial. Tidak ada celah intervensi dari utang-piutang. 1.000% berdaulat. Punya power dari sisi pengetahuan dan keuangan. 17 tahun. Jangan mulai kepikiran dari 27 tahun. Makin tua umur makin rumit. Trust me I am 27 and it is not that easy to start everything from zero.

 

Ilmu Agama

Where to go? What will be? Keruh, jika kita menyandarkan makna-makna hakiki ke tubuh filsafat. Jernihkan kepala anda dengan menggunakan ‘alat ajaib’. Ilmu Agama. Di sana ada jawaban. Di sana ada ‘remah-remah roti’. Where to go? What will be? Who are we? Where are we? What to do to make it real?. All your future need.

Masalahnya sekarang, agama yang mana? Saya mau bilang Islam, tapi nanti kesannya jadi memaksa. Mungkin akan lebih membuat anda puas jika setelah ini anda melakukan komparasi (dengan upaya anda sendiri) antara Tuhan-Tuhan pada masing-masing agama. Tuhan mana yang layak menyandang status ‘Tuhannya Tuhan-Tuhan’?

 

Semoga sukses.

CMIIW 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s